iklan three
 
 
 
Sudah 9 Desa di Kaur Terjangkit Flu Burung
Selasa, 09 Maret 2010 06:33:32 Kirim-kirim Print version
Klik untuk melihat foto lainnya...
Sedangkan tindakan dari dinas terkait untuk penyemprotan belum diterapkan. Walaupun sejumlah obat jenis Virkon Disinfectant sudah dibagikan ke masyarakat. Ironisnya disaat Pemda Kaur menetapkan siaga I, tim dinas kesehatan yang ada di Puskesmas Padang Guci Hilir tidak ada sama sekali di Puskesmas. Hal itu membuat masyarakat yang ingin memeriksakan diri ke Puskesmas Minggu (7/3) terpaksa kecewa.

Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Kecamatan Padang Guci Hilir Sukarman mengatakan, bahwa virus mematikan itu masih belum tuntas di Kecamatan Padang Guci Hilir. Pasalnya masih banyak laporan warga mengenai ayam yang mati mendadak. Bahkan di Desa Air Kering dan Talang Padang itu banyak yang mati dikandang. Untuk itu usaha dinas terkait memusnahkan unggas itu belum secara merata. Untuk itu pihaknya mewakili masyarakat meminta agar dinas terkait atau pemerintah daerah benar-benar serius menangani kasus tersebut.

Karena jika memang itu positif maka harus diatasi dengan baik. Tidak bisa diatasi secara sepontan. Karena masih banyak unggas warga yang tersisa dan itu mulai mati. Mengenai adanya obat pemberantas penyakit itu harusnya dinas terkait terlebih dahulu yang melakukan penyemprotan. Bukan hanya memberikan obat ke warga yang tidak mengetahui cara pemakaiannya.

‘’Sampai kini memang masih banyak ayam yang mati. Terutama di sekitaran desa yang dinyatakan positif oleh dinas terkait. Dikhawatirkan kalau penyakit itu menyerang manusia. Apalagi proses penyebarannya melalui udara atau sentuhan. Jika perlu seluruh lingkungan rumah warga di 9 desa disemprot. Walaupun belum ada warga yang terserang,’’ ujar Sukarman kepada RB kemarin.

Sedangkan Dimawan (40) warga Desa Talang Jawi mengaku kecewa melihat kondisi pelayanan kesehatan yang ada di Puskesmas Padang Guci Hilir. Pasalnya disaat situasi dalam siaga satu karena diserang flu burung, Puskesmas tutup. Sehingga warga yang ingin berobat menjadi terkendala. Harusnya karena sudah bertepatan dengan penyakit fflu burung yang menyerang unggas, dan dikhawatirkan menyerang manusia, tim medis harus aktif di puskesmas 24 jam.

‘’Sebenarnya warga sudah lama mengeluh mengenai waktu jam pelayanan kesehatan di Puskesmas. Sebab sebelum adanya flu burung ini puskesmas bukanya sudah pukul 09.00 WIB. Ini beberapa hari terakhir wilayah dalam kondisi darurat puskesmas tutup. Harusnya kalau sudah ada intruksi Bupati siaga satu semuanya harus bersiaga melayani masyarakat. Untuk itu diminta kepada dinas terkait agar menindaklanjuti dan memanfaatkan Puskesmas itu secara aktif dan tepat waktu,’’ tegasnya.

Di tempat terpisah Kadis Pertanian dan Perternakan Ir Hermawan menegaskan pihaknya sudah berupaya menanggulangi flu burung itu dengan cara pemusnahan. Bahkan memberikan racun ke warga untuk menyemprot kandang ternaknya. Namun demikian proses pengawasa lebih diperkatat. Mulai dari keluar masuknya unggas ke daerah Kaur sampai dengan proses penanggulangan.

‘’Hasil positif itu didapati setelah diambil sampel beberapa ekor ayam yang mati dan mulai terserang penyakit. Ternyata itu positif flu burung. Untuk itu diharapkan kesadaran masyarakat untuk tidak bersentuhan langsung dengan unggas dan memusnahkannya. Sedangkan mengenai sudah mulai menyebar di kecamatan lainnya itu belum ada laporannya,’’ bebernya.

Disisi lain Plt Kadinkes Kaur Nandar Munadi, S.Sos juga ikut masih terus memantau situasi kesehatan masyarakat di Kecamatan Padang Guci Hilir. Seluruh tim medis yang ada di Puskesmas diminta untuk melaksanakan tugasnya 24 jam. Sehingga Puskesmas dilarang tutup atau kosong. Ini untuk mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan medis dalam hal dampak flu burung.

‘’Puskesmas itu 24 jam tidak boleh tutup. Walaupun minggu apalagi situasi siaga I. Karena kalau kosong itu menyalahi aturan. Minimal setiap harinya selalu ada stafnya. Kalau tutup bagaimana masyarakat ingin berobat, itu akan diberikan teguran,’’ demikian Nandar Munadi.(che)
 
 
Berita Kaur Lainnya
. 4 Kecamatan Positif Diserang Flu Burung
. Mancing di Pantai Merpas, 2 Pemuda Tewas Tenggelam
. Terlibat Tawuran 2 Pemuda Ditahan
. Aksi Tawuran, Pemuda Desa Tiga Kena Tikam
. Polres Kaur Tangkap Tsk Cabul DPO Polda
. 1.233 Guru Akan Menerima Rapel
. Pengelola SPBU Dipanggil Polisi
. Beredar Foto Mesra Mirip Anggota DPRD
. Kelangkaan BBM, Warga Mendatangi Polres Kaur
. Berankas Dibobol, Sekwan Diperiksa
 
 Advertising
  
TELKOMSEL


kijang