Kepada RB Kepala Dinas Pertanian Ir. Nusa Chandra Deta tidak menampik kejadian yang dialami anak buahnya. Dia pun tak bisa berbuat banyak untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Ya, mau bagaimana lagi? Saat mendapat laporannya, sedih bercampur kesal juga saya mendengarnya. Kenapa sampai sampai mau dibohongi, sesal Deta.
Disinyalir, praktik tersebut tak hanya dialami tenaga kerja kontrak di Distan saja. Tetapi juga mereka yang bekerja di istansi lainnya di lingkungan Pemda Kepahiang. Apalagi, informasi yang terhimpun, para tenaga harian lepas maupun tenaga kontrak merupakan target utamanya.
Alih-alih dijanjikan akan mendapat pengangkatan dari formasi honorer, sasaran oknum penipuan ini dimintai sejumlah uang untuk memuluskan aksinya. Jangankan mau diangkat, ketika akan dihubungi kembali pelaku tidak diketahui lagi keberadaanya, tutur Deta.
Secara pribadi, ia tak bisa melimpahkan kesalahan sepenuhnya kepada korban. Terlebih di tengah kondisi seperti ini, banyak yang cepat tergoda untuk menjadi seorang PNS. Padahal, jatah formasi CPNS yang ada pun sudah diumumkan kepada publik. Pelaku penipuan seharusnya ditangkap. Jangan dibiarkan berkeliaran memangsa korban lagi. Apalagi, saya dengar di kantor lain juga ada korbannya, tandas Deta. (oce)
|