iklan three

Warning: mysql_fetch_row(): supplied argument is not a valid MySQL result resource in /home/zulhamdi/public_html/ver3/mod/publisher/publisher_functions.php on line 26
 
 
 
Misteri Kaburnya Meimei, Lalai atau Ada Skenario?
Senin, 08 Maret 2010 06:07:42 Kirim-kirim Print version
Lalu dimana Meimei diinapkan jika Sidang? Selama menjalani proses persidangan, Meimei biasanya ditempatkan di Mushola atau kantin Kejaksaan. Bahkan dengan pengawalan yang tidak terlalu ketat.

Info lainnya, pada saat Meimei kabur, tidak ada pengawalan yang berada di dekatnya kecuali jaksa penjaga yang berjarak sekitar 30 meter. Kronologisnya, dari kejaksaan, ada tiga petugas yang mengawal tiga tervonis kasus sabu yakni Barus, Nana dan Meimei. Tiga petugas itu adalah Jaksa Penuntut, Jaksa yang mengawal tahanan dan seorang Honorer Kejaksaan.

Namun, saat tepat di depan kantin Kejaksaan, jaksa penuntut dan jaksa honorer langsung menuju gedung kejaksaan sehingga tinggal petugas honorer dan tervonis Barus. Sedangkan jaksa yang mengawal Meimei saat masuk ke kantin pergi mengambil kacamata dan kunci mobil tahanan. Sedangkan Nana ketika itu masuk masuk ke dalam kantin menemui dua temannya. Meimei memilih tetap di depan kantin dengan posisi sendirian. Jaksa pengawal baru mengetahui Meimei kabur ketika Meimei sudah berada di atas motor dan melarikan diri.

Kepala Kejaksaan Negeri Arga Makmur Maizan Jafrie, SH ketika dikonfirmasi membantah dikatakan Meimei tidak pernah ditahan di sel saat mau menghadiri persidangan. Menurutnya, Meimei hanya keluar sel yang penuh penjagaan jika sudah mendekati waktu sidangnya. Terkait seringnya keberadaan Meimei di kantin dan Mushola menurutnya Meimei tetap dalam pegawalan. Namun, pengawalan yang dilakukan memang tidak dengan cara memborgol atau memegang tangannya.

“Tidak benar Meimei tidak kita tahan di sel, kita tahan kok. Cuma dia diperbolehkan keluar jika waktu sidang sudah dekat, itupun dalam pengawasan dan pengawalan kita,” terang Maizan.

Informasi lainnya, pada hari kaburnya Meimei usai disidangkan, tak satupun rekan Meimei yang datang untuk membezuknya. Sedangkan, biasanya, Meimei selalau banjir kunjungan. Pada hari itu, hanya terlihat dua teman Nana dan keluarga Barus. “Kalau biasanya, waktu Meimei sidang, temannya banyak yang datang, nongkrongnya ya dikantin. Mereka (teman Meimei, red) baru pulang jika mobil yang membawa Meimei ke lapas sudah berangkat usai sidang. Hari itu, tak ada temannya, dari mulai datang, tidak terlihat Meimei duduk-duduk dengan temannya,” terang sumber yang minta tidak disebutkan namanya. (qia)
 
 
Berita Lainnya
. Tiga Petinggi BU Tak Perlu Kembalikan Uang
. Panitia Pinjam Kocek Pribadi
. Tiga Petinggi BU Disebut Terima Aliran Dana TK/SD
. Jaksa Kantongi Nama-Nama Tsk DAK
. Gaji Distop, Pejabat BNK Tetap Mangkir
. Belanja Cetak Diknas, “Nguap” Rp Rp 5,6 Jt
. Dewan Desak Sekdis Terlibat Sabu Dicopot
. Diduga, Lahan Kantor Bupati Kuras APBD 2010 Rp 321 Juta
. 83 Tabung Gas Disita Polisi
. Kadis PU Sebut Audit BPK Tak Masuk Akal
 
 Advertising
  
TELKOMSEL


kijang