 |
| |
Warning: mysql_fetch_row(): supplied argument is not a valid MySQL result resource in /home/zulhamdi/public_html/ver3/mod/publisher/publisher_functions.php on line 26
| Rakyat Bengkulu / |
| |
| |
| Panitia Pinjam Kocek Pribadi |
| Rabu, 21 Juli 2010 23:44:31 |
|
 |
 |
|
|
Nah persoalan lain muncul, Kadis PU Benteng, Ismail Hakim, ST yang memiliki tanah 10.497 meter persegi di sebelahnya mengaku-ngaku kalau tanah itu juga milik Pemda. Sehingga dia menagih biaya pembebasan lahan sebesar Rp 71 juta. Akibat tambahan ini biaya pembebasan lahan kantor bupati pun bengkak menjadi Rp 321 juta.
Padahal tanah yang dibebaskan Ismail atas nama pribadinya. Dia membelinya dari Arbain 1.812 meter persegi senilai Rp 30 juta dan Mahyudin seluas 8.685 meter persegi senilai Rp 41 juta.
“Tanah itu kan bisa digunakan untuk Pemda. Tanah yang saya beli atas nama pribadi itu akan jadi milik Pemda, kalau diganti rugi. Makanya saya tagih ke Pemda, soalnya lahan itu sekarang sudah diratakan. Bila tidak, tetap jadi milik saya dan bisa dijual ke orang lain,” kata Ismail.
Dia meyakinkan pembebasan lahan ini tak merugikan negara. “Proses pembayaran tidak berhubungan dengan pengguna anggaran (PA) dari Dinas PU, melainkan dengan Pemda Benteng. Toh ini baru rencana yang akan direalisasikan di APBDP 2010,” imbuh Ismail.
Kenapa membebaskan dengan dana pribadi? Ismail menyatakan tahun 2009 kas Benteng kosong. “Kalau tidak kita realisasikan pembebasan lahannya, proyek ini terancam batal. Sebab Anggaran untuk pembangunan kantor dari DAK sudah masuk ke rekening Dinas PU. Nah persoalannya waktu itu tanpa sisertai dana untuk pembebasan lahan. Kami simpulkan gimana pun caranya lahan itu harus dibebaskan,” terang Ismail.
Sementara Sekda Benteng, Drs. M. Nur menyatakan rencananya dana pembebasan lahan ini akan dibayar lunas Rp 321 juta melalui APBDP 2010, September mendatang. Sekaligus mengganti dana Rp 100 juta dan uang pribadi Ismail Rp 71 juta. Tentunya mengabaikan pembukuan tahun 2009. Dalam buku itu tidak ada utang di tahun 2009, anehnya di tahun APBDP 2010 justru akan ada pengeluaran untuk pembayaran utang.(rif) |
| |
| |
| Berita Lainnya |
. Tiga Petinggi BU Tak Perlu Kembalikan Uang . Tiga Petinggi BU Disebut Terima Aliran Dana TK/SD . Jaksa Kantongi Nama-Nama Tsk DAK . Gaji Distop, Pejabat BNK Tetap Mangkir . Belanja Cetak Diknas, “Nguap” Rp Rp 5,6 Jt . Dewan Desak Sekdis Terlibat Sabu Dicopot . Diduga, Lahan Kantor Bupati Kuras APBD 2010 Rp 321 Juta . 83 Tabung Gas Disita Polisi . Kadis PU Sebut Audit BPK Tak Masuk Akal . Pasangan Iman Positif Gugat ke MK
|
| |
|  |
|  |